Showing posts with label Sejarah Dari. Show all posts
Showing posts with label Sejarah Dari. Show all posts

BAHASA PEMROGRAMAN

Adapun yang dimaksud dengan program adalah kumpulan instruksi yang digunakan untuk mengatur komputer agar melakukan suatu tindakan tertentu. Tanpa program, komputer sesungguhnya tidak dapat berbuat apa-apa. Itulah sebabnya sering dikatakan bahwa komputer mencakup tiga aspek penting, yaitu berupa perangkat keras (hardware), perangkat lunak (software) yang dalam hal ini berupa program, perangkat akal (brainware) atau orang yang berperan dalam operasi komputer maupun pengembangan perangkat lunak (operator). Maka Suatu program ditulis dengan mengikuti kaidah bahasa pemrograman tertentu. Yang dimana Bahasa Pemrograman mempunyai arti Kumpulan instruksi dalam bahasa manusia yang berupa sejumlah kalimat dapat kita analogikan dengan suatu program.

Dengan kata lain, program merupakan salah satu bagian penting pada komputer yang mengatur komputer agar melakukan aksi yang sesuai dengan yang dikehendaki oleh pembuatnya. Orang yang membuat program biasa disebut pemrogram (programmer). Adapun aktivitas yang berhubungan dengan pembuatan program dinamakan pemrograman (programing).

Suatu program ditulis dengan mengikuti kaidah bahasa pemrograman tertentu. Bahasa pemrograman dapat dianalogikan dengan bahasa yang digunakan manusia (bahasa manusia). Sebagaimana diketahui, ada bermacam-macam bahasa manusia, seperti bahasa Inggris, Indonesia, ataupun bahasa yang lainnya. Manusia dapat mengerjakan suatu instruksi berdasarkan kalimat-kalimat dan komputer dapat menjalankan suatu instruksi menurut program.

Bahasa Pemrograman

Saat ini Anda dapat merasakan kemudahan dan memanfaatkan komputer karena sudah didukung oleh Sistem Operasi dan Software yang mudah digunakan, user-friendly. Demikian juga dengan game yang kini semakin mengasyikkan untuk dimainkan. Namun, pernahkah Anda membayangkan bagaimana jerih payah para programer dalam membuatnya ? Dalam membuat software , seorang programer berbekal logika dan konsep yang dia miliki, harus membuat alur logika (skema) dari software yang akan dia buat. Misalnya, mau seperti apa software yang dia buat, apa saja kemampuan yang dia miliki, dan beragam faktor lainnya.

Kemudian, dengan sebuah bahasa pemrograman, dia akan berusaha menyusun pernyataan-pernyataan yang dapat dimengerti dan dijalankan oleh prosesor untuk menghasilkan sebuah output. Semakin “pintar” software yang dia buat, maka semakin rumit dan panjang pernyataan/perintah yang harus dia buat dalam bahasa pemrograman. Bersyukurlah kita dengan perkembangan bahasa pemrograman saat ini, yang sudah didukung dengan bahasa pemrograman object-oriented.

Seorang programer lebih dipermudah dalam membuat pernyataan/perintah,sehingga dia dapat lebih memikirkan bagaimana membuat software yang dia buat semakin komplet dan pintar. Kondisi itu berbeda dengan zaman dahulu. Kala itu, komputer dijalankan dengan pemrograman manual, yang menggunakan instruksi binary dan hex.

Untuk membuat dan menjalankan program tersebut, dibutuhkan waktu yang lama dan sering dijumpai banyak kesalahan. Program kemudian menjadi sangat sulit untuk dibaca dan dimodifikasi. Saking susah dan rumitnya, pada saat itu tidak banyak orang yang tertarik untuk menjadi programer komputer. Jadi, hanya segelintir orang yang menekuninya. Ini diperparah lagi dengan masih mahalnya harga komputer kala itu. Bayangkan, sebuah software harganya bisa mencapai dua sampai empat kali harga komputer. Ampun deh!

Fenomena itulah yang kemudian memacu orang membuat bahasa pemrograman yang semakin mudah digunakan. Maka, sejak tahun 1957 terus dikembangkan dan bermunculan berbagai bahasa pemrograman. Tidak kurang 150 bahasa pemrograman dirilis sejak tahun 1957 sampai sekarang.